21's

21's
Think about Entire Life that Given from Allah ... "Ambillah waktu untuk berfikir, itu adalah sumber kekuatan. Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahsia dari masa muda yang abadi. Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan. Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan. Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan. Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan. Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati. Ambillah waktu untuk memberi, itu adalah membuat hidup terasa bererti. Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan. Ambillah waktu untuk beramal, itu adalah kunci menuju syurga."

Friday, 7 December 2012

Suatu Perkongsian ...

Jangan Bersedih , ALLAH Bersama kita

Saat kita menempuh onak duri dunia , ya mungkin ada kalanya kesedihan itu terus memanjat-manjat di dasar hati lantaran ada dugaan yang memedihkan dan mengusik ketenangan jiwa . Air mata seakan bersedia mahu keluar agar tidak terus berombak di kolam hati  . Saat itu mungkin sabar tidak dikenali lagi . Dalam terharu , air mata tumpah juga , mengalir deras mengeringkan derita . Kemudian ada sedikit ketenangan mula menyusup membalut lara , sinar-sinar harapan menampakkan cahaya menyuluh jalan yang lebih bahagia . Keyakinan seakan tumbuh dari sokongan dan kesedaran , wajah mula tenang dan senyuman mudah terbentuk .Cerialah diri , suka duka , sedih gembira bagaikan silih berganti . Wahai hati , ingatlah diri kita ini tidak hidup abadi . Esok , lusa , mana tahu kita akan mati ..

Wahai Hamba Ilahi , Allah mendugamu bukan kerana Dia mahu menyusahkan diri mu tetapi Dia ingin mengetuk hatimu yang tidak pernah lelah dengan dunia agar dirimu kembali lurus pada jalanNya ..


Ingatlah , Allah tidak pernah melupakan kita tetapi mungkin kita yang selalu melupakanNya , melupakan ayat-ayatNya , melupakan nikmat-nikmat yang telah kita pinjam dariNya ..



Ketika kita senang , dengan mudahnya kita meninggalkanNya . Ketika kita susah , kita meraung menyeru namaNya .. Tidak malukah kita kepadaNya ? Sedarlah ! Kita hambaNya bukan siapa-siapa . Jika kerana kasih sayangNya kita tidak akan dapat merasai apa yang kita miliki saat ini ...



Sedarlah jiwa-jiwa yang terleka . Hadapilah segala ujian dengan rasa kehambaan kepadaNya . Tersenyumlah kerana setiap kesulitan itu pasti akan disusuli oleh kemudahan . Sesungguhnya dugaan dan ujian hadir dalam hidup kita adalah tanda sayangnya Allah pada kita . Untungnya kita .....



Ayuh kembali menjadi hambaNya , kesilapan yang lalu jadikanlah sebagai pengajaran buat kita agar terus berjaya di masa hadapan . Jangan biarkan kegagalan itu membunuh jiwa kita untuk terus bangkit ..



Buatmu wahai jiwa-jiwa yang terluka .. Janganlah bersedih kerana qadha' telah ditetapkan , suatu yang ditakdirkan telah terjadi , pena-pena telah mengering , lembaran-lembaran catatan telahpun dilipat , dan setiap perkara telah ditetapkan .. Anyway , kesedihan kita tak dapat mendahulukan atau menta'khirkan kenyataan yang terjadi , dan tidak juga mampu menambahkan atau mengurangi apa yang telah ditetapkan ..



Jangan bersedih , kerana kita telah melalui kesedihan itu kelmarin dan ia sama sekali tidak memberi sebarang manfaat pun pada keeseoka harinya .. Kesedihan demi kesedihan bakal membuat kita semakin terperuk dalam keputus-asaan dan dunia yang luas dirasakan sempit dan tidak lagi berguna . Padahal , dunia inilah kesempatan untuk kita dekatkan diri kepada Allah untuk raih SyurgaNya yang tersangat indah serta bebas daripada rasa kesedihan ...



Jangan bersedih kerana usia kita yang sebenarnya adalah kebahagiaan dan ketenangan kita .. Oleh sebab itu , jangan habiskan usia anda dalam kesedihan , jangan biarkan malam-malam kita dalam kecemasan , jangan kita tukar kebahagiaan dengan ketakutan , jangan sia-siakan waktu kita yang masih tersisa kerana sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang mensia-siakan waktu ..



Wahai hamba Allah , iaitu saya dan kamu ... Gara-gara kesedihan , air yang manis akan terasa pahit , makanan yang lazat terasa hambar dan bunga mawar yang mekar mewangi terus menjadi layu . Kita sendirilah yang menggerakkan saraf pemikiran kita , mengubah situasi kita dan mengganggu tidur kita dengan rasa kesedihan itu ..



Ingatlah tangisan terindah itu apabila butir-butir air mata mengalir di pipi lantaran terasa diri kita begitu kerdil di sisi Allah dan begitu berdosanya kita di sisi Allah . Jika kita soal pada hati kita yang paling dalam . Berapa banyakkah dosa kita ? Sakit ke ? Banyak ke ? Terhitung ke ? Allahu Rabbi ... Semoga Allah sentiasa mengampuni dosa-dosa kita serta menggerakkan hati-hati kita supaya sentiasa bertaubat kepadaNya agar diri kita tidak tenggelam dengan dosa-dosa yang menggelapkan hati lalu memadam nur hidayah yang diidami .. Sama-sama kita renungi diri kita ini lebih-lebih lagi yang menulis ini dan sahabat-sahabat yang dikasihi . InsyaAllah semoga Allah redha ke atas kita semua ...



Lihatlah sekeliling kamu dan teguhkan pendirianmu , sepanjang hidup dan usiamu .. Jangan mudah putus asa , senyuman yang kau berikan dan air mata yang kau titiskan , simpan ... jadikan tauladan , segala yang kau pandang dan dengar , simpan ... buat pedoman ...



'' Janganlah kamu bersikap lemah , dan janganlah pula kamu bersedih hati , padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi darjatnya , jika kamu orang-orang yang beriman . '' - ( Surah Al-Imran : 139 )



Dipetik dari Jangan Bersedih.com , nukilan Muhammad bin Abdullah .


No comments:

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.